Aliansi Penegak Demokrasi Kediri Djajati Tolak Calon Tunggal Pilbup Kediri 2020

128
, Aliansi Penegak Demokrasi Kediri Djajati saat melakukan aksi Penolakan Calon Tunggal pada Pemilihan Bupati dan Wakilbupati Kediri 2020. (2/3/2020)

Kediri today, Aliansi Penegak Demokrasi Kediri Djajati menolak kabar yang beredar di Kabupaten Kediri Jawa Timur tentang calon tunggal pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020. Untuk menunjukkan penolakan tersebut, , Aliansi Penegak Demokrasi Kediri Djajati mengadakan aksi di jalan Sukarno Hatta Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Dalam aksi tersebut para anggota aliansi menenteng poster yang berisi penolakan  seperti Parpol-parpol jangan menjadi pengkhianat demokrasi, Kabupaten Kediri Darurat Demokrasi, Gagalkan skenario Calon Tunggal, dan Gagalkan Cabub tunggal rakyat kediri melawan.

Khoirul Anam, koordinator aksi  mengatakan bahwa melalui aksi ini mereka ingin mengingatkan pada partai-partai yang telah melakukan penjaringan agar tidak mengabaikan nama-nama yang telah ada dalam penjaringan.

 “Kami mereaksi adanya isu calon tunggal di Pilbub tahun ini, pada dasarnya  kami saat ini hanya mengingatkan kepada partai-partai yng telah melakukan penjaringan, nama-nama itu kan sudah jelas, namun diabaikan, yang dipilih nama yang tidak ada dalam penjaringan,” ungkapnya.

Khoirul berharap agar demokrasi di Kabupaten Kediri dapat berjalan dengan baik karena yang berminat untuk menjadi Bupati  Kediri tidak hanya satu, hal itu terbukti dengan banyaknya baliho yang tersebar di wilayah kabupaten Kediri.

 “Saya menginginkan demokrasi di kediri ini berjalan dengan baik, saya tidak peduli dengan Judicial Reiew yang memperbolehkan itu, calon tunggal itu kalau tidak ada yang minat, ini yang minat banyak. Itu dibuktikan dengan baliho di jalan-jalan itu banyak.” harapnya.

Lebih lanjut, Khoirul juga megatakan jika sampai calon tunggal benar-benar terjadi maka pihaknya akan melakukan aksi lebih lanjut ke semua penyekenggara pemilu, dan pihaknya juga akan melakukan pendampingan kepada Calon yang telah mendaftar ke partai-partai. (edp)